Tutup bonus dengan matriks keputusan: Antigravity untuk build utama, OpenCode untuk review/testing, tool lain untuk eksperimen terukur. Tool dipilih dari jenis kerja dan bukti, bukan tren.
30m bacaanKuis WajibMicro Badge Lesson
Memilih Tool Berdasarkan Jenis Kerja
Setelah mencoba Antigravity dan mengenal OpenCode sebagai bonus, pertanyaan berikutnya wajar:
text
Kalau tool AI coding makin banyak, saya harus pakai yang mana?
Jawaban yang paling tahan lama: jangan mulai dari nama tool. Mulai dari jenis kerja.
Apakah kamu sedang membangun fitur utama? Mereview diff? Menjalankan test eksplorasi? Membaca codebase? Membuat audit security? Tiap pekerjaan punya risiko dan kebutuhan yang berbeda.
Kalau semua tool dipakai untuk semua hal, project jadi berantakan. Kalau tiap tool punya peran, workflow jadi lebih tenang.
Matriks keputusan sederhana
Gunakan tabel ini sebagai awal:
Jenis kerja
Tool utama
Kenapa
Build fitur inti
Antigravity
Menjaga satu penulis utama dan konteks project konsisten
Revisi fitur inti
Antigravity
Revisi tetap mengikuti jejak penulis utama
Review diff
OpenCode / reviewer kedua
Memberi sudut pandang independen tanpa menulis ulang
Lint/build/typecheck eksplorasi
OpenCode di salinan
Menjalankan pemeriksaan tanpa mengotori project inti
Audit security
Skill/checklist security + review manual
Risiko tinggi butuh lensa khusus dan bukti
Copy/UX audit
Skill/checklist copy/UX
UI dan copy dinilai dengan standar berbeda dari code generation
Eksperimen tool baru
Branch/salinan kecil
Uji pada tugas kecil sebelum masuk workflow utama
Tabel ini bukan aturan abadi. Ia cara berpikir.
Satu area, satu penulis utama
Untuk pemula, aturan ini sangat membantu:
text
Satu area kode = satu penulis utama.
Kalau halaman donasi dibangun Antigravity, biarkan Antigravity juga menangani revisi utama halaman itu. OpenCode boleh review. Tool lain boleh memberi masukan. Tapi jangan biarkan tiga agent bergantian menulis file yang sama tanpa kamu memahami diff-nya.
Masalah yang muncul kalau terlalu banyak penulis:
style kode berubah-ubah;
abstraction dibuat ulang;
bug lama kembali;
rules domain terlupakan;
kamu makin sulit menjelaskan hasil akhir.
AI coding terarah bukan berarti menyerahkan keyboard ke banyak agent. Kamu tetap pemilik arah.
Klaim harga dan kapabilitas wajib dicek ulang
Tool AI berubah cepat. Model yang tersedia hari ini bisa beda bulan depan. Harga, quota, mode gratis, dan fitur enterprise juga bisa berubah.
Karena itu, jangan menulis keputusan berdasarkan postingan lama atau ingatan.
Checklist sebelum mengandalkan sebuah tool:
text
[ ] Baca dokumentasi resmi / pricing resmi.[ ] Cek apakah tool berjalan di OS kamu.[ ] Cek apakah butuh akun berbayar atau kredit.[ ] Cek batas quota dan model yang tersedia.[ ] Uji satu pekerjaan kecil nyata.[ ] Catat hasilnya dengan tanggal.
Materi ini sengaja tidak memberi angka harga OpenCode atau tool lain sebagai kebenaran jangka panjang. Angka seperti itu cepat basi. Yang perlu kamu bawa adalah kebiasaan verifikasi.
Tool baru diuji dengan tugas kecil
Kalau ada tool baru yang terlihat menarik, jangan langsung pindahkan seluruh project.
Pilih tugas kecil:
text
Review diff satu file.
Atau:
text
Jelaskan dependency graph satu folder.
Atau:
text
Jalankan lint/build di salinan dan laporkan error tanpa edit.
Nilai hasilnya:
apakah tool patuh scope;
apakah ia bisa menyebut file/baris;
apakah ia mengarang;
apakah ia menjalankan command yang diminta;
apakah ia mengubah file tanpa izin;
apakah hasilnya berguna untuk keputusan.
Baru setelah itu kamu putuskan apakah tool layak masuk workflow.
Prompt peran untuk tool baru
Saat mencoba tool baru, jangan mulai dengan prompt besar.
Pakai prompt role test:
text
Kamu sedang diuji sebagai reviewer tambahan.Mode: read-only.Scope: git diff saat ini saja.Jangan mengubah file, jangan commit, jangan menjalankan migration/deploy.Laporkan:- apa yang kamu baca;- temuan dengan file/baris;- hal yang tidak bisa kamu verifikasi;- apakah kamu patuh read-only.
Kalau dari prompt kecil saja tool tidak patuh, jangan beri akses ke pekerjaan besar.
Keputusan tool harus tertulis
Buat dokumen kecil:
text
docs/tool-matrix.md
Isi:
md
# Tool MatrixTanggal update: [isi]| Tool | Dipakai untuk | Tidak dipakai untuk | Bukti ||---|---|---|---|| Antigravity | Build utama, revisi fitur inti | Menjadi satu-satunya reviewer | Dipakai di capstone Module 01–06 || OpenCode | Review diff, testing di salinan | Menulis ulang fitur inti | Bonus B.1–B.2 || [Tool lain] | [isi setelah uji kecil] | [isi] | [link/catatan hasil uji] |
Dokumen ini mencegah kamu berpindah tool karena tren. Kalau ada tool baru, ia masuk matrix setelah diuji, bukan setelah terlihat keren.
Checkpoint
Kamu bisa menjelaskan peran Antigravity dan OpenCode berdasarkan jenis kerja.
Ada aturan “satu area kode = satu penulis utama”.
Klaim harga/quota/kapabilitas tool dicek ke sumber resmi sebelum dipercaya.
Tool baru diuji dengan tugas kecil sebelum masuk workflow utama.
docs/tool-matrix.md dibuat atau minimal dirancang.
Kamu tahu kapan memakai reviewer kedua dan kapan cukup verifikasi sendiri.
Sampai sini bonusnya selesai. Kalau nanti ada tool baru yang ramai dibahas, kamu tidak perlu panik atau buru-buru pindah. Tanyakan dulu: pekerjaan apa yang mau dibantu, risikonya apa, buktinya apa, dan apakah tool itu patuh dengan peran yang kamu tetapkan.
Checkpoint KuisTarget: 70%
Kuis B.3 — Memilih Tool Berdasarkan Jenis Kerja
Kuis ini wajib untuk sertifikat. Kamu tetap bisa lanjut ke pelajaran berikutnya dan mengerjakannya nanti.