HTML Headings Outline H1 H6
Ringkasan
Heading (h1–h6) menandai tingkat hierarki konten. Susunan heading yang benar membentuk document outline yang enak dibaca screen reader, search engine, dan manusia.
Konsep Dasar
h1= judul teratas halaman (sebaiknya satu per halaman utama, atau satu per sectioning root).h2–h6= sub-bagian yang makin dalam.- Level jangan loncat (jangan
h1langsung keh4); naik/turun bertahap. - Heading bukan untuk ukuran font, tapi untuk struktur. Gaya diatur lewat CSS.
Cara Kerja / Struktur
Browser dan assistive tech membangun outline dari urutan heading. Sectioning element (article, section, nav, aside) membuat "outline nested" tersendiri.
<h1>Belajar HTML</h1>
<h2>Pengantar</h2>
<h2>Elemen Dasar</h2>
<h3>Heading</h3>
<h3>Paragraf</h3>
<h2>Kesimpulan</h2>Contoh Kode
<main>
<h1>Panduan HTML</h1>
<section>
<h2>Heading</h2>
<p>Penjelasan heading...</p>
</section>
</main>Catatan Implementasi
- Satu
h1per halaman untuk halaman tunggal; untuk app SPA, tiap "view" bisa punyah1saat aktif. - Heading kosong (
<h2></h2>) merusak outline — hindari.
Kesalahan Umum
- Pakai
h1–h6cuma buat bikin teks besar (gunakan CSS, bukan semantik palsu). - Loncat level:
h2laluh4tanpah3. - Multiple
h1tanpa alasan struktural.
Glosarium
- Outline: kerangka hierarki heading halaman.
- Sectioning element: elemen yang membentuk bagian tersendiri (section, article, nav, aside).