Apa Itu Laravel
Pengenalan Laravel untuk membangun aplikasi web dan API dengan struktur rapi.
Framework PHP modern yang kaya fitur. Kuasai Routing, Eloquent ORM, Blade, Auth, Validation, Queue, Job, dan testing.
Pengenalan Laravel untuk membangun aplikasi web dan API dengan struktur rapi.
Laravel Eloquent Relationship Eager Loading Query Pattern
Laravel Middleware Request Response Validation Flow
Panduan Laravel HTTP testing: assertion status/see, Mail/Queue/Event fake, Pest expectation, RefreshDatabase, dan jebakan lupa fake kirim email nyata.
Panduan Laravel authorization testing: unit policy can(), feature assertForbidden/redirect, dan jebakan hanya test 200 + policy tidak terdaftar.
Panduan Laravel Macroable (mix-in method) dan Container tags (tag/tagged): extension point tanpa subclass, dan jebakan overuse macro sulit debug.
Panduan Laravel auth: beda guard vs gate vs policy, alur otorisasi dari request sampai akses ditolak/diizinkan, dan kapan tiap mekanisme dipakai.
Panduan queue, job, event, listener, dan notification di Laravel, termasuk kapan dipindah ke async dan jebakan produksi.
Panduan Laravel migrations, seeders, factories, dan testing dasar: schema terversioning, data bootstrap, fake data realistis, dan verifikasi setelah ubah DB.
Panduan praktis Service Container, Dependency Injection, Facades, dan Service Providers di Laravel, termasuk binding, resolve, dan jebakan arsitektur saat project membesar.
Panduan API Resources, pagination, query scopes, dan JSON response di Laravel, termasuk alur query ke resource, metadata pagination, dan jebakan umum saat membangun API.
Panduan Blade component, slot, view composer, dan view model untuk menjaga view Laravel tetap tipis, reusable, dan mudah dirawat.
Panduan HTTP testing Laravel untuk membedakan feature test dan unit test, memahami request flow, memakai Pest, dan menjaga database test tetap bersih.
Panduan praktis broadcasting event di Laravel untuk realtime UI, dari konsep driver, channel, dan Laravel Echo sampai jebakan umum di production.
Panduan Filesystem Laravel untuk storage disk, upload aman, signed URL, dan jebakan production saat handling file.
Panduan failure handling queue Laravel untuk retries, backoff, timeout, failed jobs table, dan idempotensi supaya job aman dijalankan berulang.
Panduan Laravel Collection untuk higher-order helpers map/filter/reduce, higher-order messages, LazyCollection untuk dataset besar, Collection::macro() untuk memperluas API, dan jebakan mutasi saat dipakai di pipeline.
Panduan Laravel throttle middleware, named limiters, policy authorization, dan jebakan saat menggabungkan gate/policy dengan rate limit untuk API access.
Panduan Laravel membedakan event, listener, dan job: kapan memancarkan event, kapan listener di-queue, dan kapan pakai job async langsung.
Panduan Laravel memisahkan logika ke Service, Repository, dan Action class supaya controller tipis, dengan dependency injection dan jebakan over-abstraksi.
Panduan Laravel observer model, API resource/collection, dan policy filter dengan Gate::before untuk otorisasi resource terpusat.
Panduan Laravel RateLimiter facade dan throttle middleware: tooManyAttempts, hit, availableIn, key stabil, cache store persisten, dan clear saat sukses.
Panduan Laravel Notification: via() channels, database inbox, on-demand Notification::route, channel kustom, dan jebakan logika di controller + lupa migrasi.